Tradisi Pertukaran Cincin Kawin
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengenai kapan orang-orang mulai menjalankan tradisi bertukar cincin kawin? Nah, ternyata tradisi bertukar cincin nikah yang senantiasa kita lihat pada tiap pernikahan ini, pertama kali diperkenalkan oleh Gereja Yunani Orthodox pada tahun 1300-an. Dengan demikian, maka telah terbukti bahwa tradisi pertukaran cincin ini telah berusia ratusan tahun. Berikut ini adalah penjelasan mengenai berbagai hal yang perlu Anda ketahui terkait dengan tradisi bertukar cincin nikah tersebut.
Mengapa cincin nikah dikenakan di jari manis dan bukan di jari lainnya?
Untuk menjawab pertanyaan ini, coba terlebih dahulu kita menanyakan pada diri kita sendiri mengenai seberapa sering kita menggunakan jari manis ketika beraktivitas? Amat jarang, bukan? Hal inilah yang menjadi alasan mengapa cincin nikah dikenakan di jari manis. Di satu sisi, ukuran jari manis dinilai tepat untuk cincin nikah yang cantik menawan. Tidak hanya itu, jika dilihat dari budaya orang-orang Tiongkok yang mempunyai kepercayaan mereka sendiri mengenai pemakaian cincin nikah di jari manis, maka dapat dilihat bahwa mereka percaya bahwa setiap jari di tangan mempunyai makna tertentu, mulai dari jempol yang dipercaya melambangkan orangtua sampai kelingking yang dipercaya melambangkan anak-anak. Nah, jari manis sendiri dipercaya melambangkan pasangan yang tidak bisa dipisahkan, sehingga di jari manislah cincin nikah disematkan.
Mengapa dikenakan di tangan kiri dan bukan tangan kanan?
Tradisi untuk mengenakan cincin nikah di jari manis tangan kiri berasal dari kepercayaan bangsa Yunani Kuno dan Romawi Kuno yang mempercayai bahwa pembuluh darah jari manis tangan kiri langsung terhubung dengan jantung. Pembuluh darah ini umum disebut sebagai vena amoris (pembuluh darah cinta). Alasan lainnya mengapa cincin kawin dikenakan pada jari manis tangan kiri, yaitu karena tangan kiri bukanlah tangan dominan yang digunakan dalam beraktivitas sehari-hari. Apabila umpamanya cincin nikah dikenakan di tangan kanan, maka adanya kemungkinan cincin tersebut akan rusak. Meskipun demikian, banyak juga orang yang memutuskan mengenakan cincin nikah di jari manis tangan kanannya.
Itulah berbagai hal yang perlu Anda ketahui terkait dengan tradisi bertukar cincin nikah. Sesungguhnya di jari manapun dan tangan manapun Anda dan pasangan mengenakan cincin nikah, bukanlah suatu masalah besar. Hal ini dikarenakan cincin nikah Anda telah menjadi lambang cinta itu sendiri. Untuk Anda yang ingin memperoleh cincin nikah sebagai simbol cinta abadi Anda dan pasangan dalam ikatan pernikahan, maka Anda dapat memperolehnya melalui Passion Jewelry, sebuah butik perhiasan pertama di Indonesia yang dapat melakukan pembelian secara offline maupun online. Tidak hanya itu, Passion Jewelry juga menyediakan informasi terbaru terkait harga cincin tunangan dan harga cincin pernikahan terlengkap. Untuk informasi lebih lanjut, dapat Anda peroleh melalui website official Passion Jewelry di passionjewelry.co.id.
The First Indonesia OMNI Channel Jewelry Boutique,
All Item Ready Stock
