Hi, Passioner!

Our Products

Close

Search Product

Inilah Sejarah Awal Mula Mengapa Cincin Tunangan Unik Harus Berupa Berlian

Inilah Sejarah Awal Mula Mengapa Cincin Tunangan Unik Harus Berupa Berlian

Pernahkah Anda berfikir bahwa mengapa setiap dilaksanakannya pertunangan, maka kebanyakan cincin yang diberikan oleh sang pria adalah cincin dengan mata sebuah berlian, meskipun dilain sisi, ada juga yang memberikan cincin dengan berlian kecil dibagian ring atau pengikatnya?
 

Apakah penggunaan berlian ini memiliki makna khusus atau semacamnya, yang membuatnya menjadi sebuah cincin tunangan unik? Daripada penasaran, lebih baik kita simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
 

Jika melirik kebelakang, maka proses pemberian cincin berlian pada saat tunangan sudah dilakukan sejak abad pertengahan yang lalu. Namun sayangnya, pada waktu itu, pemberian cincin berlian bukanlah sesuatu yang sakral, sekaligus belum menjadi satu hal yang romantis pada waktu itu. Sehingga bisa dikatakan bahwa asal muasal pemberian berlian sebagai Cincin Tunangan Unik, bukanlah berawal dari sesuatu yang romantis atau semacamnya.
 

Diketahui pada tahun 1900-an, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan serta perdagangan berlian terbesar di dunia kala itu, menciptakan sebuah opini yang kemudian berkembang di masyarakat. Pada masa itu, Afrika Selatan tengah dibanjiri dengan banyaknya penemuan berlian, sehingga membuat harga dari sebuah berlian menjadi turun, dan perusahaan tambang tersebut pun akhirnya merugi.
 

Hingga pada akhirnya perusahaan tersebut menciptakan sebuah rencana untuk kembali memasarkan berlian sebagai sebuah perhiasan yang mahal agar perusahaan mereka tidak kembali merugi. Dan pada akhirnya, mereka pun menemukan cara, yakni dengan mengaitkan berlian dengan sebuah pertunangan.
 

Kemudian mereka menciptakan sebuah iklan yang menggiring opini masyarakat bahwa berlian menjadi sebuah kebutuhan wajib bagi mereka yang ingin menikah. Alhasil, dalam setiap benak masyarakat kala itu, tercipta suatu pemikiran yang menyatakan bahwa jika seorang wanita yang ingin bertunangan tidak mendapatkan cincin tunangan unik berupa berlian, maka dia akan dicap sebagai wanita yang kurang beruntung dibandingkan dengan teman-temannya yang lain.
 

Puncaknya, pada tahun 1947 perusahaan tersebut berhasil secara sempurna mencitpkan sebuah kampanye pemasaran berlian dengan slogan “Diamond are Forever” atau “berlian adalah selamanya” yang berarti bahwa berlian sebagai sebuah lambang cinta yang abadi.
 

Dan berkat proses penciptaan yang dilakukan oleh perusahaan tambang tersebut, hingga saat ini berlian selalu digunakan dalam setiap proses pertunangan sebagai cincin tunangan unik bagi pasangannya. 

 

 

The First Indonesia OMNI Channel Jewelry Boutique,

All Item Ready Stock

Back to Top