Hi, Passioner!

Our Products

Close

Search Product

Kelebihan dan Kekurangan Liontin Inisial Dari Berbagai Logam Mulia

Kelebihan dan Kekurangan Liontin Inisial Dari Berbagai Logam Mulia

Liontin inisial merupakan salah satu jenis perhiasan yang biasanya terbuat dari logam mulia. Ada berbagai jenis logam mulia yang dapat dibuat untuk liontin. Setiap jenis logam mulia tersebut memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Berikut ini adalah ulasan masing-masing jenis logam mulia tersebut.

Baca Juga: Cincin Nikah

Platinum
Logam mulia ini memiliki tampilan yang berkilau berwarna putih natural. Platinum termasuk logam mulia yang populer digunakan untuk perhiasan, termasuk untuk liontin. Platinum melambangkan cinta yang tulus dan abadi. Logam mulia ini tidak memuai ketika terkena panas, tidak menimbulkan reaksi alergi, dan tidak memudar.
Meskipun memiliki banyak keunggulan, liontin ini akan membentuk lapisan kecoklatan atau kehijauan yang disebabkan oleh oksidasi. Tetapi, keindahan warna platinum dapat dikembalikan dengan cara memolesnya lagi di toko perhiasan.  Selain untuk liontin, platinum juga cocok untuk anting dan cincin karena termasuk logam yang berat.

Emas Kuning
Liontin inisial emas kuning merupakan perhiasan yang banyak dijumpai di toko perhiasan. Namun sebenarnya liontin tersebut tidak murni dari emas 24 karat karena emas murni terlalu lunak untuk perhiasan. Untuk mengubah warnanya dan menambah kekuatan, logam mulia ini harus dicampur dengan bahan logam mulia lain seperti tembaga dan perak.
Liontin dari emas kuning memiliki sifat kuat dan tahan terhadap korosi. Tetapi logam ini masih cukup lunak untuk dijadikan perhiasan yang memiliki desain rumit dan detail. Jadi, jika Anda menginginkan liontin huruf yang rumit, Anda bisa memilih liontin dari emas kuning. Selain itu, warna emasnya juga tidak akan pudar. Kelemahan liontin huruf dari emas kuning adalah logam ini mudah tergores. Tetapi goresan tersebut dapat dihilangkan dengan cara memolesnya.

Emas Putih
Jika emas kuning memiliki tampilan berwarna kuning, emas putih hadir dengan warna yang lebih terang dan juga berkilau. Sebenarnya emas putih berasal dari emas murni yang dicampur dengan nikel atau silver, zinc, dan tembaga kemudian dilapisi rhodium agar tetap nyaman digunakan bagi yang memiliki alergi terhadap nikel.
Keunggulan liontin inisial dari emas putih adalah kuat, tidak mudah pudar, dan dapat dibentuk menjadi berbagai macam perhiasan. Namun kelemahannya adalah lapisan rhodium liontin ini bisa memudar sehingga perlu dilapisi lagi dengan rhodium setelah pemakaian dalam jangka waktu tertentu.

Simak Juga: Harga Cincin Berlian

 

 

 

The First Indonesia OMNI Channel Jewelry Boutique,

All Item Ready Stock

Back to Top