Hi, Passioner!

Our Products

Close

Search Product

Cara Kerja Diamond Tester Menguji Keaslian Berlian

Cara Kerja Diamond Tester Menguji Keaslian Berlian

Saat Anda akan membeli berlian, pasti ada satu hal yang Anda pikirkan: apakah berlian ini asli atau tidak? Ada banyak cara untuk membuktikannya, namun yang paling banyak dilakukan oleh orang adalah menggunakan alat yang bernama diamond tester. Sebenarnya, bagaimana cara kerja diamond tester menguji keaslian berlian?

Apa Itu Diamond Tester?

Dari namanya saja, Anda pasti sudah bisa menduga bahwa diamond tester adalah alat yang digunakan untuk membuktikan keaslian batu berlian. Alat ini berukuran kecil dan portabel, sehingga sangat mudah untuk digunakan.

Alat ini mampu memberikan indikasi apakah sebuah batu berlian asli atau tidak. Karena namanya adalah diamond tester, maka alat ini dapat berfungsi dengan baik untuk batu berlian. Sehingga jika digunakan pada batu mulia jenis lain hasil yang ditunjukkan mungkin kurang akurat.

Bagaimana Cara Kerja Diamond Tester?

Karena diamond tester bekerja untuk menguji keaslian batu berlian, tentunya Anda ingin tahu bagaimana alat ini bekerja hingga mampu membedakan berlian asli dengan yang palsu. Prinsip kerja alat ini cukup sederhana, yaitu dengan mendeteksi panas disalurkan oleh berlian itu sendiri.

Dalam ilmu batu permata, setiap batu mulia menyalurkan panas berbeda. Misalnya untuk batu berlian, cenderung terasa dingin saat dipegang oleh tangan. Sementara batu kaca yang dibentuk sangat mirip dengan berlian akan terasa hangat.

Indikasi Thermal Inertia Sebagai Alat Ukur

Untuk memahami lebih jauh cara kerja alat tes berlian, Anda perlu mengenal istilah thermal inertia. Thermal inertia adalah waktu yang dibutuhkan oleh sebuah batu permata untuk mengubah suhunya. Semakin tinggi thermal inertia, maka semakin lama pula waktu yang dibutuhkan batu tersebut untuk mengubah suhu atau temperaturnya.

Sama halnya dengan batu berlian. Berlian asli memiliki thermal inertia yang tinggi, sehingga ketika dipegang oleh tangan manusia yang bersuhu hangat, suhu batu berlian tidak langsung ikut menghangat juga.

Itulah mengapa batu berlian tetap terasa dingin meski sudah dipegang selama waktu. Prinsip ini yang digunakan untuk melakukan tes berlian asli.

Pada alat tes berlian asli, Anda akan melihat ada skala angka 1 sampai 8. Jangan salah paham angka ini tidak menunjukkan tingkat hardness atau kekerasan batu yang sedang diukur. Namun angka tersebut menunjukkan tinggi rendahnya thermal inertia berlian.

Cara Mengetahui Keaslian Berlian Melalui Alat Tes

Jika Anda masih bingung dengan cara kerja alat tes berlian, maka ada pemahaman yang lebih sederhana. Yaitu dengan melihat cepat atau lambatnya angka pada alat tersebut naik.

Pada batu berlian asli atau natural, angka pada alat akan naik dengan cepat. Sebaliknya, jika angka pada alat tidak bisa naik dengan cepat, maka batu berlian yang sedang diuji adalah batu berlian sintetis atau palsu. 

Cara kerja diamond tester dalam menguji keaslian berlian memang tidak perlu diragukan. Karena alat ini memang secara khusus diciptakan untuk menguji keaslian berlian, maka bisa bekerja dengan baik dalam membedakan batu berlian yang asli dengan yang palsi. Nah, jika Anda merasa ragu akan keaslian berlian saat akan membelinya, ada satu solusi yang tepat buat Anda. Yaitu dengan membeli berlian di tempat yang terpercaya.

Passion Jewelry adalah butik perhiasan berlian yang berdiri pada tahun 2005. Selama lebih dari 10 tahun, Passion Jewelry sudah terpercaya sebagai penyedia perhiasan berlian yang berkualitas. Kini Passion Jewelry sudah memiliki 10 butik yang tersebar di dalam dan luar Jakarta.

Back to Top