Hi, Passioner!

Our Products

Close

Search Product

Harga Perhiasan Berlian Tahun 2021, Bisa Jadi Investasi!

Cincin berlian ashoka cwf2143

Daftar Isi:

Sejarah Panjang Berlian hingga Menjadi Cincin Tunangan Populer

Harga Perhiasan Berlian Tahun 2021

Berinvestasi dengan Berlian

Cara Merawat Berlian agar Tetap Berkilau

 

Harga perhiasan berlian tahun 2021 menjadi salah satu topik yang dicari oleh banyak orang sebelum membeli barang berharga ini. Pasalnya, harga yang kian naik tiap tahunnya membuat berlian pun digadang sebagai pilihan investasi di samping emas. Di samping itu, berlian merupakan jenis perhiasan yang sangat indah, kekuatannya pun tidak lagi diragukan.

Karakter berlian sebagai batu alam yang indah dan kuat kini menjadi incaran banyak orang di pasaran. Di samping itu, ada juga cerita dan sejarah yang panjang mengenai berlian, sehingga laris menjadi perhiasan pilihan banyak orang di hari bahagia mereka. Berlian pun menjadi simbol komitmen dan cinta, dan tidak salah menjadikan perhiasan ini sebagai tanda komitmen di antara pasangan yang mengikrarkan janji sucinya.

Yang menjadi pertanyaan, berapakah harga berlian tahun ini, apakah dihitung per karat atau per gramnya? Untuk menjawab rasa penasaran tersebut, bacalah lebih lengkap tentang salah satu perhiasan unggulan ini.

Sejarah Panjang Berlian hingga Menjadi Cincin Tunangan Populer

Berlian (diamond) merupakan turunan dari kata dalam bahasa Yunani, yaitu ‘adamas’, artinya tidak dapat dihancurkan. Nama tersebut sesuai dengan karakter berlian yang kuat dan tidak bisa dihancurkan tersebut. Makna yang kuat ini pun menjadi alasan berlian menjadi simbol komitmen, yaitu hubungan pernikahan yang langgeng dan tidak tergoyahkan di musim apapun.

Berlian pertama kali ditemukan di India pada abad ke-4 SM, tapi sudah terbentuk sejak 900 juta tahun yang lalu. Saat itu, berlian sudah menjadi komoditi perdagangan antara India dan Tiongkok melalui jalur sutra. Kian hari, berlian semakin dihargai karena dua hal, yaitu kekuatan dan keindahannya. Batu alam ini juga bisa membiaskan cahaya, sehingga sering digunakan sebagai perhiasan.

Kegunaan berlian ternyata lebih dari keindahannya. Selain sebagai perhiasan, berlian juga digunakan sebagai alat pemotong. Kekuatan batu alam ini tidak diragukan lagi, para prajurit menggunakannya sebagai pelindung dalam peperangan. Terlebih lagi, berlian juga dipercaya bisa mengusir kejahatan gaib dari kehidupan mereka. Di Masa Kegelapan (tahun 500-1500 M), berlian bahkan digunakan untuk mengobati penyakit.

India awalnya digadang sebagai penghasil berlian tunggal di dunia sampai persediaannya mulai habis sejak abad 18. Pencarian benda berharga di seluruh dunia ini pun dimulai sejak saat itu, hingga ditemukan tambang berlian di Brazil tahun 1725. Sayangnya, pasokan berlian di negara itu tidak cukup untuk memenuhi permintaan yang banyak saat itu.

Berlian pun mulai ditemukan kembali di sebuah sungai di Amerika Serikat pada 1866 oleh seorang remaja 15 tahun bernama Erasmus Jacobs. Penemuan ini tak terduga, karena Jacobs mengira bahwa dia hanya menemukan kerikil biasa di tempat tersebut. Ternyata, kerikil tersebut merupakan berlian dengan ukuran 21.25 karat.

Batu alam ini juga ditemukan lagi pada 1871 oleh Colesberg Kopje, dengan ukuran seberat 83.5 karat. Penemuan ini berhasil menggerakkan banyak orang untuk menambang berlian di tempat tersebut, membuat persediaan berlian di dunia semakin meningkat. Pertambangan berlian pertama pun dibuka yang kemudian dikenal dengan nama Kimberly Mine.

Berlian pun menjadi populer sehingga tidak lagi dianggap sebagai batu yang berharga. Golongan bangsawan banyak yang mengganti berlian dengan batu alam berwarna, seperti batu ruby, batu safir dan lain-lain untuk cincin pertunangan mereka.

Agar bisa mengontrol persediaannya, dibangunlah perusahaan De Beers Consolidated Mines oleh Cecil John Rhodes pada 1880. Usaha ini berhasil, sayangnya permintaan terhadap batu berlian masih lemah. Tahun 1919, nilai berlian turun dan mengalami devaluasi hingga hampir 50%.

Penggunaan berlian sebagai cincin pertunangan dimulai pada 1215 oleh Paus Innocentius III. Ia mendeklarasikan batu alam ini sebagai tanda penantian antara pertunangan dan pernikahan. Cincin berlian dilambangkan sebagai komitmen pasangan dalam masa tersebut. Saat itu, berlian sedang langka, sehingga hanya digunakan oleh golongan kerajaan dan bangsawan kelas atas.

Saat ini, berlian pun digunakan dalam cincin pertunangan atau pernikahan berkat kekuatan dan keindahannya. Perhiasan ini juga dihadiahkan untuk pasangan yang mempertahankan pernikahannya selama 60 tahun lebih. Sejarah yang kaya dan keindahannya membuat berlian sebagai pilihan yang tepat untuk melambangkan cinta yang sejati.

Jangan salah, ada pula berlian yang digunakan sebagai instrumen investasi. Kurang dari 2% persediaan berlian yang ada di dunia dianggap untuk keperluan investasi. Selain itu, ada juga keunggulan berlian yang bisa didapatkan sebagai instrumen investasi yang menggiurkan sehingga lebih dipilih dibandingkan perhiasan lainnya.

Harga Perhiasan Berlian Tahun 2021

Melihat perkembangan sejarah di atas, tidak heran jika berlian memiliki harga yang cukup tinggi per karatnya. Ada empat faktor utama dalam menentukan harga berlian yang dikenal dengan 4C, yaitu clarity, cutting, color, dan carat. Indikator kejelasan (clarity) berlian terdiri dari FL, IF, VVS1, VVS2, VS1, dan VS2, berdasarkan inklusi dan noda yang terlihat di dalamnya. 

Cutting atau pemotongan yang bagus dinilai dengan indikator fair, excellent, very good, ideal, dan lainnya. Sedangkan color adalah indikator untuk menentukan warna berlian tersebut dan memiliki skalanya tersendiri. Terakhir adalah carat, yaitu bobot atau ukuran berat berlian tersebut, dengan ukuran 200 mg per karatnya. Perlu diingat, semakin besar karatnya, belum tentu berlian itu semakin baik, karena harus memperhatikan indikator kualitas berlian lainnya.

Harga perhiasan berlian tahun 2021, atau saat ini, sudah mencapai kisaran Rp166.265.000 per karatnya. Perubahan harga yang cukup signifikan, mengingat tahun lalu harga berlian hanya berkisar antara Rp139 juta per karat. Harga tersebut masih bisa berubah, tergantung dari penilaian indikator 4C di atas.

Harga berlian di setiap tokonya pun berbeda, tergantung bagaimana mereka membuat perhiasan berlian tersebut. Passion Jewelry memasang harga berlian pada koleksi Ashoka andalannya mulai dari Rp12.117.000 hingga Rp171.930.000. Salah satu koleksinya digunakan oleh penyanyi Lesty Kejora dalam pernikahannya dengan Rizky Billar, yaitu ASHOKA DIAMOND WEDDING RING CKF0092B (LESTY KEJORA EDITION).

ASHOKA Diamond Wedding Ring CKF0092B (Lesty Kejora Edition)

IDR 12,117,000

Descriptions & Detail

Presenting ASHOKA, the legendary diamond born for Power and Romance.

Exclusively designed for Rizky Billar and Lesty Kejora for their wedding and become their symbol of live.

Get your ASHOKA diamond wedding ring with your own customized name engraved on the ring now!

 

Specification

Diamond 7 = 0.312 TCW F/VS

Berinvestasi dengan Berlian

Kenaikan harga berlian di atas, yaitu sekitar Rp27 jutaan per karat, membuat berlian menjadi salah satu instrumen investasi yang menggiurkan. Banyak juga keuntungan yang didapatkan dari investasi berlian, sehingga ramai orang berbondong-bondong untuk menggunakan instrumen tersebut. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam investasi berlian.

Tidak ada patokan waktu tertentu dalam membeli berlian, jadi batu alam ini bisa dibeli kapan saja dan disimpan sebagai investasi di masa depan. Jadi, tidak masalah jika berlian hanya dibeli saat waktu yang diperlukan, misalnya pernikahan atau pertunangan.

Konsumen juga bisa menentukan berlian berdasarkan gaya yang mereka gemari. Jadi, harga berlian yang dipatok juga tidak berdasarkan berat atau jumlah karatnya. Passion Jewelry sendiri, misalnya, merilis koleksi Ashoka dengan harga yang bervariasi sesuai dengan desain perhiasan tersebut.

Satu karat berlian sudah bisa dijadikan sebagai instrumen investasi yang menjanjikan dalam jangka panjang. Harga satu karat berlian yang mencapai ratusan juta rupiah tersebut akan naik secara signifikan di tahun berikutnya. Meskipun begitu, berlian tetap memiliki fungsi utamanya, yaitu sebagai perhiasan. Selain itu, berlian juga dikenal sebagai instrumen yang aman dari inflasi dan sifatnya abadi.

Cara Merawat Berlian agar Tetap Berkilau

Berlian memang merupakan batu alam yang kuat dan tidak mudah hancur, sehingga perawatannya tidak rumit. Namun, kilau berlian bisa saja meredup seiring berjalannya waktu. Kilau batu mulia yang menurun ini bisa mempengaruhi indikator 4C di atas, sehingga harga berlian jika dijual kembali pun bisa jatuh.

Berlian bersamaan dengan emas dianggap sebagai instrumen investasi sambil berhias. Terlepas dari keeleganan yang ditawarkan, berlian cocok untuk digunakan sehari-hari. Jika Passioners sudah bertunangan atau menikah, cincin berlian sebagai tanda komitmen tetap bisa digunakan kapanpun dan di manapun untuk menunjukkan kesetiaan dan kepercayaan kepada pasangan.

Usia dan pemakaian batu berlian bisa menurunkan kilau berlian, apapun jenis perhiasannya. Karena itu, penting sekali untuk melakukan perawatan secara rutin demi menjaga kualitas berlian. Passioners yang ingin berinvestasi dengan berlian juga harus sadar bahwa kilau yang menurun bisa membuat harganya juga ikut jatuh.

Perawatan untuk menjaga kilau berlian pun tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar. Passioners bahkan bisa melakukan perawatan berlian sendiri di rumah. Selain itu, penyimpanan berlian juga harus diperhatikan agar tetap flawless dan bebas dari goresan.

Lakukan cara merawat berlian di bawah ini agar kualitas 4C yang dimilikinya tetap terjaga.

1. Hindari dari Bahan Klorin

Klorin (Cl) adalah unsur kimia yang menjadi musuh utama bagi berlian karena bisa terlepas dengan mudah dari rangka atau perhiasannya. Perhiasan berlian terbuat dari logam seperti emas, perak atau platinum di bagian rangka atau rantai yang mengikatnya.

Emas atau logam yang terkena klorin dalam waktu lama bisa melunak secara perlahan. Akibatnya, berlian terlepas dari ikatan di rantai atau rangkanya. Apabila jatuh di permukaan tanah, bisa berpotensi mengalami goresan yang membuat kilaunya meredup.

Kandungan klorin biasanya ditemukan di air kolam renang. Passioners yang sering menggunakan kalung atau cincin berlian saat berenang harus mewaspadai bahaya ini. Bukan tidak mungkin berlian akan jatuh di kolam saat berenang karena rantai emasnya putus. Sebaiknya lepaskan atau tinggalkan berlian di rumah saat Passioners sedang berenang.

2. Hindari dari Parfum dan Kosmetik

Parfum, kosmetik dan produk skincare juga harus dijauhkan dari berlian karena ada kandungan bahan kimia di dalamnya. Jika Passioners menggunakan parfum, kosmetik, dan produk skincare termasuk losion sambil memakai berlian, bahan kimianya bisa meninggalkan residu di berlian tersebut.

Residu bahan kimia ini bisa membuat kilau berlian menjadi redup. Warna pada berlian juga bisa memudar karena bahan kimia ini. Berlian memang bisa dibersihkan dari residunya, tapi akan lebih baik jika Passioners menghindari batu alam ini terkena produk-produk tersebut. Lagipula, memakai perhiasan sambil mengaplikasikan skincare atau parfum juga tidak baik untuk kulit, karena bisa membuat iritasi.

Saran dari Passion Jewelry adalah, gunakan perhiasan berlian sekitar lima menit setelah selesai merias wajah, memakai parfum dan lotion.

3. Simpan dengan Benar

Passioners memiliki koleksi berlian di rumah? Lebih baik simpan pada tempat atau wadah yang terpisah sehingga tidak terjadi benturan. Pasalnya, benturan atau gesekan sesama berlian bisa mengakibatkan goresan atau cacat yang bisa mengurangi nilai 4C di atas.

Perhiasan berlian lebih baik dipisahkan dan dimasukkan ke plastik bening kecil. Kecuali kalung berlian, karena perhiasan tersebut harus diletakkan di tempat seperti kotak penyimpanan. Jangan menyimpan kalung berlian dalam plastik karena mudah patah. Simpan dengan benar sehingga nilai berlian tetap terjaga dan memiliki nilai jual yang tinggi nantinya.

Saat memakai perhiasan berlian, usahakan agar tidak saling berdekatan. Misalnya, jangan menggunakan dua cincin berlian di jari yang bersebelahan, karena bisa menimbulkan goresan. Begitu pula dengan perhiasan lainnya, tidak boleh digunakan secara berdekatan agar gesekan tidak muncul dan mengakibatkan goresan.

4. Rawat Bagian Rangka Berlian

Bagian rangka atau rantai berlian pada perhiasan bisa dirawat dengan cara chrome atau diwarnai. Chrome pada rangka berlian ini tidak hanya untuk alasan perawatan, tapi juga agar tetap cantik. Contoh chroming pada rangka atau rantai perhiasan berlian adalah mengubah warna emas kuning menjadi emas putih.

5. Bersihkan dengan Teratur

Jika berlian sudah terlanjur terkena parfum atau produk skincare lainnya, segera cuci dan rendam dengan menggunakan air panas. Air rendaman bisa juga dicampur dengan sabun cuci piring yang tidak mengandung klorin. Hindari menggunakan deterjen karena bahan tersebut lebih berbahaya untuk berlian.

Setelah direndam selama 15 hingga 30 menit, berlian bisa digosok dengan sikat gigi yang bulunya halus. Biasanya, sikat gigi ini ditemukan yang jenis untuk bayi dan anak-anak. Terakhir, jangan lupa bilas dengan air dingin untuk menghilangkan semua sabun yang menempel.

Terkhusus cincin berlian, Passioners bisa merendamnya secara semalaman apabila kondisinya sangat kotor. Cairan sabun pencuci piring akan mengikis kotoran di perhiasan sehingga kembali berkilau seperti semula.

Untuk hasil yang lebih bersih, bisa juga membawa ke tukang cuci berlian dan harganya pun terjangkau.

Kelangkaan persediaan berlian di bumi membuat nilainya terus meningkat. Belum lagi, tingkat permintaan yang tinggi dan model perhiasannya membuat harga berlian semakin menanjak. Harga berlian pun murni berdasarkan kualitas 4C yang dimilikinya, jadi aman pula dari kontrol pemerintah. Penjual serta pembeli bisa menentukan harga yang tepat dalam membelinya. Terakhir, berlian juga tidak membutuhkan biaya perawatan ekstra karena sifatnya yang ‘adamas’ tersebut.

Namun, kilau berlian bisa saja turun secara perlahan karena termakan usia dan pemakaian. Jika Passioners ingin mendapatkan nilai jual berlian yang tinggi, lakukanlah perawatan dengan rutin untuk menjaga nilai berliannya. Hindari juga dari bahan-bahan kimia yang berbahaya seperti klorin karena bisa membuat berlian copot dari rangkanya.

Menyimpan berlian juga harus dilakukan dengan benar. Passioners yang memiliki koleksi perhiasan berlian di rumah harus menyimpannya dalam wadah yang terpisah. Jangan pernah menggunakan perhiasan berlian secara berdekatan, karena bisa menimbulkan goresan akibat gesekan kedua batu alam tersebut.

Berlian merupakan salah satu material yang selalu dipasang pada perhiasan. Artinya, pembelian berlian ini selalu sepaket dengan perhiasan yang mengikatnya. Jadi, lakukan juga perawatan di bagian perhiasan pengikatnya secara keseluruhan sehingga nilai jualnya tetap terjaga dan tidak turun.

Setelah mengetahui harga perhiasan berlian tahun 2021 serta keuntungannya dalam investasi, apakah Passioners tertarik untuk memilikinya? Jika ya, kunjungi saja website Passion Jewelry untuk melihat koleksi kami.
 

Back to Top